• Facebook
  • YouTube
  • Twitter
  • TikTok
  • x_instagram
  • Pinterest
  • Leave Your Message
    Kategori Berita
    Berita Unggulan

    Klasifikasi Kaca Apung

    3 Maret 2011

    Saat ini ada banyak jenis kaca di pasaran, tetapi apakah Anda mengetahui klasifikasi kaca?

    Hari ini kami telah menyiapkan 3 metode klasifikasi kaca untuk Anda:

     

    Ⅰ. Diklasifikasikan Berdasarkan Komposisi Kaca:

    ① Kaca Natrium Kalsium. Kandungan silika (SiO2) dominan, tetapi juga mengandung 15% natrium oksida (rumus kimia Na2O, merupakan oksida natrium normal, pada suhu ruang berupa padatan putih) dan 16% kalsium oksida (umumnya dikenal sebagai kapur tohor atau kapur, rumus kimia CaO, merupakan senyawa anorganik umum).

    ② Kaca aluminosilikat. Silikon dioksida (SiO2) dan aluminium oksida (Al2O3, sering disingkat sebagai Alumina, salah satu keluarga material keramik halus yang paling populer di seluruh dunia) adalah komponen utamanya.

    Kaca KuarsaKandungan silikon dioksida (SiO2) lebih dari 99,5%

    ④ Kaca silika tinggi. Kandungan silikon dioksida (SiO2) sekitar 96%

    ⑤ Kaca silikat timbal. Komponen utamanya adalah silikon dioksida (SiO2) dan timbal monoksida (PbO).

    Kaca BorosilikatSilikon dioksida (SiO2) dan diboron trioksida (B2O3) sebagai komponen utama.

    ⑦ Kaca fosfat. Fosfor pentoksida adalah komponen utamanya.

     

    II. Klasifikasi Berdasarkan Proses Produksi Kaca:

    Kaca leleh panas; kaca cameo; kaca tempa; kaca kristal; kaca berlapis; kaca laminasi; produk hotel; kaca polikristalin; mosaik kaca; kaca perekat tanpa bayangan; kaca laminasi; kaca temper; kaca isolasi; kaca peredup; luminoKaca AS dan produk lainnya.

    Tentu saja, hal-hal tersebut bukanlah fokus diskusi kita dalam artikel ini. Kita akan melewatinya.

     

    III. Diklasifikasikan Berdasarkan Pengolahan Bahan Baku:

    ① Kaca apung

    ② Metode Luapan

     

    Kedua metode ini menjadi fokus pengantar kita hari ini.

    Pertama-tama, kami akan memperkenalkan secara singkat metode pertama, yaitu kaca apung:

    Apa itu kaca apung?

    ① Diformulasikan dengan pasir laut, bubuk batu pasir kuarsa, soda abu, dolomit, dan bahan baku lainnya, dilebur pada suhu tinggi, cairan kaca dari tungku mengalir terus menerus ke logam yang mengapung di permukaan cairan, menyebar menjadi kaca datar dengan ketebalan seragam, dipoles dengan api, didinginkan dan dikeraskan dari cairan logam, kemudian dianil dan dipotong menjadi kaca lembaran transparan tanpa warna.

    ② Proses pencetakan produksi kaca apung diselesaikan di dalam bejana gas pelindung, sehingga kaca apung memiliki perbedaan antara sisi timah dan sisi udara.

    Kaca Apung01

    Apa itu Kaca Tarik-Turun Overflow?

    Selanjutnya, kita akan memperkenalkan metode pull-down overflow:

    Metode luapan tarik ke bawah, apa artinya? Pahami dari kata-katanya, luapan! Tarik ke bawah! Cairan dalam gelas ditarik ke bawah dan dibentuk secara perlahan melalui proses luapan. Mari kita sertakan gambar agar Anda dapat memahaminya:

    Kaca Apung02

    Jadi, tidak ada perbedaan antara sisi timah dan sisi udara pada gelas metode luapan.